Saturday, October 30, 2010

Indahnya Jatuh Cinta Setiap Hari

Ingat saat-saat pertama menjalin hubungan dengannya? Tentu indah bukan saat itu? Namun terkadang waktu berjalan membawa kita menuju lunturnya kasih sayang dan kemesraan. Tak ubahnya baju yang sudah mulai usang, kemesraan pasanganpun kerap kali berkurang dan pudar. Artikel ini mungkin saja baik untuk introspeksi diri bagi yang sudah menemukan pasangan dan sedang berjalan atau bagi Anda yang belum menemukan sebagai bahan referensi kelak jika Anda sudah menemukan pasangan hidup. :-D

Ada lima hal yang bisa saya kutip sebagi bahan obrolan kita kali ini. Saya ambilkan cerita singkat sebagai ilustrasi agar mudah memahami.

* Kompromi

Ketika istri mengajak suami makan malam di depot bakso langganan dan sudah mempersiapkan diri berangkat tiba-tiba teman lama suami datang dan kemudian suami ngobrol berlama-lama dengan temannya tersebut. Tak harus marah ketika hal ini terjadi, biarkan suami menemui teman lamanya tersebut meskipun mungkin saja acara makan malam bakso akan gagal. Tidak selalu harus pasangan memaksakan sesuatu yang menjadi kehendaknya. Begitupun suami, saat sore hari ketika anak-anak waktunya mandi sore tapi istri masih di rumah Bu RT karena istri sedang menjadi panitia arisan atau pertemuan ibu-ibu, tak ada salahnya suami yang memandikan anak-anak dan dengan senyum menyambut kedatangan istri dari arisan.

* Cintai pasanganmu

Tanpa cinta sebuah hubungan takkan bertahan lama, ini benar. Tapi bukan berarti hanya dengan cinta saja kita mempertahankan sebuah hubungan. Karena cinta bisa saja memudar. Cobalah ingat saat-saat indah yang pernah kalian lewati. Ajaklah pasangan ke tempat favorit kalian. Beri kejutan sesekali. Tak ada salahnya seorang suami pulang kerja mampir ke butik lalu memilih sepotong gaun atau baju untuk istri. Atau mungkin Anda ingat pasangan Anda pernah mengatakan ingin membeli sesuatu? Cobalah beri kejutan dengan membelikannya tanpa ia ketahui. Buatlah Anda dan pasangan Anda merasa jatuh cinta setiap hari. Saat sedang lunch break atau sedang santai di kantor, kirimkan sebuah sms yang isinya “I love you”.. itu pasti akan membuatnya senang dan mengharapkan Anda segera pulang dan Anda akan menemuinya dirumah dalam suasana fresh dan dengan senyuman hangat.

* Beri waktu luang untuk diri Anda sendiri.

Sesekali saat pulang kantor Anda boleh saja makan sendiri di kafe atau di tempat yang sebetulnya favorit kalian berdua. Atau mungkin Anda pulang kerja melewati tempat yang indah seperti taman, pemandangan alam atau semacamnya. Cobalah berhenti sejenak dan menikmati sendiri. Hal seperti ini memberi Anda waktu luang untuk berkomunikasi dengan diri sendiri tanpa melibatkan urusan kantor atau urusan rumah tangga. Dan saat-saat seperti itu jika Anda ‘nikmati’ akan menimbulkan rasa rindu dan ingin segera menemuinya dirumah.

* Jadilah Supporter Utama baginya.

Terkadang pekerjaan di kantor tidak selalu berjalan dengan baik. Ketika pasangan Anda sedang berusaha memberikan yang terbaik kepada perusahaan dan kemudian mendapatkan simpati dari pimpinan, ada orang lain di divisi yang sama menganggap itu adalah sebuah tindakan yang ‘menjilat’. Padahal pasangan Anda tahu benar bagaimana memberi performa yang terbaik dan bisa mengambil hati pimpinan. Hal seperti ini terkadang menjadikan pasangan Anda menjadi bad mood. Anda sebagai orang yang lebih banyak waktu dengannya dan tahu persis siapa dirinya tentu harus memberinya dukungan menjadi supporter utama baginya. Meski mungkin Anda juga sering mengalami hal seperti itu di kantor Anda tapi saat pasangan Anda sedang down, Anda harus mengambil peran sebagai motivator dan supporter buatnya.

* Jujur dan Percaya

Ketika Anda mendapatkan insentif atau bonus dari kantor lalu memberitahu pasangan Anda dan menggunakannya sesuai kebutuhan serta sepengatuhan bersama, hal ini tentu akan sangat menyenangkan. Anda telah melakukan sesuatu dengan jujur. Atau ketika Anda mendengar gossip bahwa di kantor pasangan Anda banyak terjadi perselingkuhan atau mungkin malah kencan buta tapi Anda tetap bisa tenang karena sudah bisa memastikan bahwa pasangan Anda tidak akan mungkin melakukan hal itu. Anda percaya padanya. Ini juga akan membuat semuanya berjalan dengan baik dan tetap komunikatif. Ketika kita jujur, kita tak perlu membuang banyak energi untuk menyembunyikan sesuatu. Begitu juga ketika kita percaya pada pasangan kita, maka kita tak perlu buang-buang tenaga untuk terus mencurigainya…

[diambil dari berbagai sumber, pengalaman pribadi :D, dan ini hasil ketikan saya asli, bukan kopi paste]
Juga dimuat di Kompasiana
Gambar diambil dari Google

0 comments:

image

Brand Development

Saya adalah blogger, penulis, citizen journalist sekaligus praktisi marketing. Konsultan pengembangan merek, penyusunan sistem franchise. Trainer marketing, sales dan online advertising

image

Web Development

Anda butuh website atau blog pribadi? Untuk pengembangan usaha, LSM, organisasi, sekolah, toko online atau perusahaan Anda? Silahkan hubungi saya 0812-2222-0750 atau kirim email ke mr.antowiyono@gmail.com