Wednesday, September 26, 2012
Empat Tokoh Terima Penghargaan Adikarya Wonosobo 2012
Friday, August 24, 2012
Sanggar Satria Wonosobo
Bangsa yang besar adalah bangsa yang menjaga budaya serta warisan leluhur. Begitulah banyak orang bijak mengatakan. Menjaga atau bahasa Jawanya nguri-uri budaya merupakan kewajiban kita sebagai penerus bangsa. Tapi, berapakah diantara kita yang masih setia dengan budaya atau lebih spesifiknya kesenian tradisional sebagai warisan leluhur? Bisa dihitung dengan jari.
Untunglah, diantara tergerusnya budaya kita oleh budaya kekinian atau modernisasi masih ada sekelompok orang yang setia menjaga kelestarian budaya khususnya seni tari tradisional. Salah satunya adalah Sanggar Satria. Sanggar yang terletak di Sumberan Barat ini fokus pada pendidikan seni tari tradisional dan menjadi salah satu sanggar tari yang cukup diperhitungkan.
Ketika Taman Plaza berkunjung ke sanggar ini, terlihat puluhan piala dan piagam sertifikat dari berbagai lomba yang diadakan mulai tingkat lokal hingga internasional. Sanggar ini dikelola oleh Waket Prasudi Puger S.Pd beserta seluruh keluarga. Pendirinya adalah (alm) Suwoko, ayahanda Waket.
Waket Prasudi Puger juga tidak hanya mengajarkan tarian yang sudah ada, tetapi juga membuat kreasi-kreasi tarian baru. Baik mengembangkan tarian yang sudah ada dengan menambah atau mengganti gerakan, maupun membuat tarian baru. Setidaknya sudah ada dua belas tari kreasi yang dihasilkan Waket. Salah satunya adalah Tari Dirgahayu yang akan ditampilkan dalam acara puncak Peringatan Hari Jadi Kabupaten Wonosobo ke 187 di hadapan Bupati dan Muspida, 24 Juli nanti.
Waket sendiri pernah menjadi delegasi Indonesia dalam misi kesenian dan pertukaran pelajar di Genewa, Swiss pada tahun 2002. Ayah dari Sarasyifa Kayna Prashwari ini juga pernah mewakili ISI (Institut Seni Indonesia) di UCLA, Amerika dalam pertukaran pelajar seni pada tahun 2004. Pria kelahiran 24 Agustus 1984 ini merupakan lulusan dari UNNES tahun 2008 jurusan Seni Tari dan Universitas Bantara Sukoharjo, Solo tahun 2010 jurusan Bahasa Jawa. Kini selain menjadi guru di SMA 1 Mojotengah, dia secara serius mengelola Sanggar Satria.
Secara resmi sanggar ini memiliki badan hukum berbentuk CV. Selain menyelenggarakan pendidikan seni tari juga menyelenggarakan pendidikan seni drama, tata rias dan sebagai penyedia layanan jasa hiburan. Berdiri secara resmi sejak tanggal 17 Juli 1998, kini Sanggar Satria memiliki 78 murid, baik kelas anak maupun kelas dewasa.
Waktu pendidikan yang diterapkan di sanggar Satria adalah diluar jam sekolah umum. Pendidikan yang diajarkan meliputi pengetahuan tari, koreografi, komposisi dan konfigurasi. Dan pada hari Minggu, 15 Juli lalu telah mewisuda 12 murid angkatan pertama di Allure Food Court dengan penguji dari Dikpora, Bagian Humas Pemda dan salah satu pelatih sanggar.
Prestasi yang pernah diperolehpun terbilang cukup banyak. Sebut saja Piala dari Enchanting Singapore tahun 2008 sebagai wakil Jawa Tengah dalam ajang promosi pariwisata. Tahun berikutnya juga mewakili Jawa Tengah di Matta Fair di Kuala Lumpur. Tahun yang sama juga di Malaysia, yakni di UTeM (University of Technical Malaysia) dalam ajang promosi pariwisata. Pernah juga mewakili Indonesia di Festival Chingai di Singapore tahun 2010 dan yang terbaru di Seoul, Kore tepatnya dalam YEOZU Expo pada bulan Juni silam dengan menampilkan tari kreasi Lengger Solasih. [omtri]
foto: http://sanggarsatriawonosobo.files.wordpress.com
Wonosobo Costume Carnival 2012
Rangkaian Hari Jadi Ke-187 Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, berlangsung meriah beberapa waktu yang lalu. Acara yang dikemas dalam kirab budaya dengan menampilkan berbagai kesenian itu disesaki puluhan ribu pengunjung. Dalam kirab ini secara khusus menghadirkan Wonosobo Costume Carnival (W2C) untuk pertama kalinya.
Sejak pukul 07.00 WIB peserta W2C berkumpul di halaman Kelenteng Hok Hoo Bio. Dipimpin Bupati Wonosobo Abdul Kholiq Arif, acara dibuka dengan peresmian kelenteng. Setelah itu, kirab budaya dimulai.
Peserta W2C dengan beragam desain pakaian unik berbahan barang bekas menjadi pembuka. Beberapa turis asing juga ikut berpartisipasi dengan dandan sebagai peserta W2C.
Bupati Abdul Kholiq mengatakan, perayaan hari jadi Wonosobo biasanya dilangsungkan pada 24 Juli. Namun, untuk tahun ini kegiatan dimajukan karena ada bulan puasa. Pada 24 Juli mendatang hanya diselenggarakan upacara birat sengkolo serta gema salawat bersama Habib Syekh Abdul Qodir Assegaf. ”Tahun ini perayaan kami majukan agar semua bisa berjalan lancar,” katanya.
Untuk perayaan, kata Kholiq, ada yang berbeda. Acara biasanya hanya diisi arak-arakan raja kaya yang menyuguhkan pameran hasil bumi dan tradisi dari tiap desa. Namun, tahun ini Wonosobo Costume Carnival serta kirab budaya warga kelenteng dilibatkan. Itu menunjukkan bahwa hari jadi Wonosobo milik semua kalangan. ”Makna hari jadi merupakan milik rakyat. Maka, siapa saja boleh bergabung tanpa membedakan etnis dan jenis budaya yang dimiliki,” ucapnya.Pesta rakyat menjelang HUT Ke-187 Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, berlangsung meriah kemarin. Acara yang dikemas dalam kirab budaya dengan menampilkan berbagai kesenian itu disesaki puluhan ribu pengunjung. Pesta semakin meriah karena dibarengkan dengan peresmian Kelenteng Hok Hoo Bio dan Wonosobo Costume Carnival (W2C).Follow Me :)
Blog Archive
- February 2016 (1)
- March 2015 (1)
- January 2015 (4)
- November 2014 (1)
- September 2014 (7)
- August 2014 (1)
- July 2014 (3)
- June 2014 (3)
- May 2014 (2)
- January 2014 (2)
- March 2013 (2)
- February 2013 (6)
- September 2012 (4)
- August 2012 (4)
- February 2012 (1)
- January 2012 (1)
- October 2011 (1)
- August 2011 (2)
- July 2011 (1)
- June 2011 (4)
- May 2011 (2)
- April 2011 (1)
- March 2011 (1)
- February 2011 (1)
- January 2011 (1)
- December 2010 (1)
- November 2010 (3)
- October 2010 (3)
- August 2010 (2)
- July 2009 (1)
- June 2009 (4)
- April 2009 (2)
- March 2009 (4)
- February 2009 (3)
- January 2009 (6)
- December 2008 (4)
- September 2008 (3)
- July 2008 (1)
- May 2008 (1)
- March 2008 (1)
- February 2008 (2)
- January 2008 (17)
- December 2007 (6)
Labels
Total Review
Entri Populer
-
Empat tokoh daerah berasal dari berbagai latar belakang menerima penganugrahan Adikarya Wonosobo 2012 di Ballroom Kresna Hotel Wonoso...
-
Begitu santer berita mengenai fatwa MUI tentang golput. Banyak komentar miring dimana-mana, terutama di dunia Golblog (Golongan Bloggers). B...
-
Anda ngeblog? Sepi pengunjung? Hehehe… Saya juga. Blog saya sepi pengunjung karena saya sekarang sombong. Kok bisa? Beberapa bulan terakhi...
-
Setelah di lakukan ujicoba beberapa bulan dan sempat berhenti beroperasi selama sekitar 5 bulan, akhirnya Ceria Internet benar-benar resmi d...
-
Luar biasa. Itulah gambaran singkat pagelaran Sendratari Ramayana yang diperankan oleh anak-anak siswi tuna rungu LPATR Dena Upakara, Jum...
-
Sudah setahun ini kami, Sampoerna Telko (PT. Sampoerna Telekomunikasi Indonesia) menjalankan sebuah program Data Servis Berlangganan atau ...
-
Beberapa hari yang lalu saya pulang ke kampung halaman saya di Karanganyar. Orang tua saya tinggal disebuah desa yang jaraknya cukup ...
-
Ada beberapa ciri khas orang Jawa (sebenarnya semua orang melakukannya) yang sangat kental. Kenapa hal ini saya sebut ciri khas orang Jawa, ...
-
Gerhana matahari total (GMT) akan terjadi di sebagian wilayah di Indonesia. Peristiwa Gerhana Matahari Total itu akan terjadi pada 9 Mar...
-
Sore itu Taman Plaza mendapatkan kesempatan berkunjung ke rumah S. Fatma, seorang instruktur senam yang lebih dikenal dengan nama Adin...
